BPJPH Raih Anugerah Brand Populer Indonesia 2025 — Layanan Halal Kini Diakui Publik

Jakarta — Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) kembali mendapatkan penghargaan bergengsi nasional. Pada ajang Disway Awards 2025, BPJPH terpilih sebagai pemenang kategori “Lembaga Negara & Regulator” dalam penghargaan Brand Populer Indonesia 2025. Penghargaan ini diserahkan secara langsung kepada Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, pada Kamis, 4 Desember 2025 di Jakarta.


Apa arti penghargaan ini bagi BPJPH

Menurut Ahmad Haikal Hasan, penghargaan tersebut menunjukkan bahwa transformasi layanan halal yang dilakukan BPJPH telah “semakin dirasakan masyarakat.” Ia menekankan bahwa penyederhanaan proses, digitalisasi layanan, serta kemudahan akses sertifikasi terutama bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) menjadi bagian dari komitmen BPJPH untuk mendukung keberdayaan ekonomi rakyat.

Langkah-langkah transformasi tersebut tidak hanya bersifat administratif, melainkan bagian dari strategi untuk meningkatkan daya saing industri halal nasional dalam jangka panjang.


Capaian Teknis dan Ekosistem Halal di BPJPH

Seiring dengan penghargaan ini, BPJPH mencatat kemajuan signifikan dalam infrastruktur dan kapasitas layanan halal:

  • Tersedia 115 Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), 338 Lembaga Pendamping Pemeriksa Halal (LP3H), 34 lembaga pelatihan JPH, dan 98 Lembaga Halal Luar Negeri.
  • Di bidang SDM halal: 106.792 orang Pendamping PPH, 3.025 Auditor Halal terlatih, 25.050 Penyelia Halal terlatih, serta 3.360 Juru Sembelih Halal sebagai bukti komprehensifnya jaringan pemeriksaan dan jaminan halal di seluruh Indonesia.
  • Melalui layanan digital SIHALAL dan program SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis), BPJPH memudahkan pelaku usaha terutama UMK dalam mendapatkan sertifikat halal secara cepat, mudah, dan transparan.

Menurut data internal, layanan halal telah menghasilkan jutaan produk bersertifikat, memperkuat kepercayaan konsumen dan memperluas jangkauan industri halal nasional.


Mengapa Pengakuan Publik Penting

Penghargaan Brand Populer Indonesia bukan sekadar penghargaan institusional — tetapi juga cerminan bahwa upaya BPJPH dalam memperbaiki layanan halal telah diterima dan diapresiasi publik luas.

Menurut pernyataan dari ketua Forum Pewarta Dunia Halal Indonesia (FPDHI), capaian ini menunjukkan bahwa ekosistem halal nasional tengah berkembang dengan baik. Transformasi layanan, edukasi halal, serta penyederhanaan prosedur sertifikasi dianggap memberikan dampak signifikan terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Dengan reputasi yang semakin baik di mata publik, BPJPH semakin dipercaya sebagai regulator halal yang profesional, transparan, dan berpihak pada rakyat terutama pelaku usaha kecil.


Komitmen BPJPH ke Depan

Dengan diraihnya penghargaan ini, BPJPH menegaskan komitmen untuk terus memperkuat layanan halal. Transformasi digital, kemudahan prosedur, serta jangkauan sertifikasi yang merata ke seluruh level usaha akan terus diprioritaskan, agar pemerataan akses halal bukan hanya jargon melainkan realita bagi seluruh pelaku usaha di Indonesia.

BPJPH meyakini bahwa melalui layanan halal yang andal dan inklusif, industri halal Indonesia akan semakin berkembang, UMK akan semakin berdaya saing, dan kepercayaan konsumen terhadap produk halal Indonesia akan semakin kuat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.